Menanti Judul, Menanti Kompre
Ini seperti kondisi yang sangat diidamkan. Bisa tidur sepanjang hari di weekdays, dalam kamar ber-AC yang dibersihkan tiap hari seperti di hotel. Makan dan minum tersedia tiga kali sehari, for free. Dan diberi uang saku, bersih tanpa potongan. Kondisi ini sepertinya akan berlangsung sekitar 3-4 minggu, dalam rangka menanti judul makalah di-approve untuk dikerjakan..
Tapi sebenarnya ada keresahan di balik itu. Resah judulnya ga disetujui, resah banyaknya materi dan yang pasti resah untuk siapin ujian komprehensif dengan direksi. Ujian yang menentukan arah hidup selanjutnya, karena penilaian final kelulusan ada disini, di tangan direksi.
“Sebenarnya kita lelah ini pak”, kata teman. “Duh resah gua ini”, timpal teman yang lain. “Aku yaweslah noting to lose aja”, tanggapan yang lain lagi.
Namun yang pasti, saat-saat seperti ini akan menjadi bahan cerita yang tak habis-habis untuk diceritakan dan dikenang dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan. Semoga kita semua bisa menunjukkan yang terbaik, kapanpun itu..
^.^